Tuesday, March 28, 2006

Badai Pasti Berlalu

by Goenardjoadi Goenawan

saya perhatikan pada hari Minggu 19 February 2006 kemarin Mall-mall penuh sesak,.
penjaga toko dan Sales Promotion Girl kembali tersenyum manis,.
sejak 1 Oktober 2005 (4 bulan yang lalu) pasar tiba-tiba menjadi sepi,. seperti keluarga sedang dirundung duka, rasanya masyarakat tidak ada mood untuk belanja,.
tapi saya lihat sendiri, tanggal 19 Feb, biasanya tanggung bulan orang bilang, Mall penuh sesak. Apakah hawa Valentine membuat masyarakat optimis?
saya perhatikan Konsumen Indonesia memang sangat tahan banting, dari pengalaman 1998 kerusuhan, Bom Bali jilid 1 dan jilid 2, Bom JW Mariott, hingga bencana alam Tsunami Des 2004 dan kenaikan BBM 1 Okt 2005 Konsumen Indonesia kembali aktif berbelanja,.
Istilahnya Badai pasti berlalu,.
Dari Koran dan Majalah kita lihat penjualan Mobil mampet,. pet,.
mengapa?
Apakah karena Konsumen tidak punya uang?
Ternyata saya lihat sendiri, Rakyat merdeka kembali sejak Reformasi 1998 dengan adanya Busway,
sementara Pejabat dan Konglomerat macet dari sepanjang Roxy hingga Stasiun Kota, sekarang pegawai Bank Mandiri di Stasiun Kota tidak perlu mengendarai mobil dari Pondok Gede, ada Feeder dan Busway, beres,.
Memang kalau dipikir, selama 38 tahun kita dihipnotis oleh Produsen Mobil, hanya di Indonesia yang Manajer level bawah sudah membeli Mobil.
heran,.
sekarang kita sudah bisa menikmati jaman kemerdekaan Public Transportation, semuanya sama, yang Pakai Jas, yang Pakai HP, yang tua yang muda, yang Karyawan, yang Pengusaha, semua naik Busway,.
Sekarang pedagang di Blok M Plaza, Mall Ciputra dan Glodok Plaza tersenyum, hidup Busway!
sementara pemilik mobil bingng, mobil mau dijual kemana?

***
prepared by MTA

0 Comments:

Post a Comment

<< Home